Kita pasti sering mendengar kata telematika??? Di perkembangan zaman
yang telah maju di bidang Teknologi Informasi (IT) begitu pula dengan
Teknologi telematika, sebelum kita membahas lebih jauh tentang
telematika kita harus tau arti telematika itu sendiri, telematika
merupakan singkatan dari Telekomunikasi melaui media Informatika.
Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Perancis
“TELEMATIQUE” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi
dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri
merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah
informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan
dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” sebagai wujud dari perpaduan
konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal
sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan
teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi
telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer
dengan istilah “konvergensi”. Semula Media masih belum menjadi bagian
integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada
saat itu.
A.Sejarah Telematika
Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon
Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe.
Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis
telematique merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika.
Pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang
berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang
termasuk telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua
jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk
mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh
telematika. Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai
untuk beberapa macam bidang.
Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal
sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and
Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu
yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi
dengan menggunakan peralatan telekomunikasi. Secara umum, istilah
telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan
Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari
komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication
technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk
bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
B.Pengertian Telematika
Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang
menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem
digital. pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri
yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem
telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial
up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem
telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah
satu contoh telematika. Telematika menunjuk pada hakikat cyberspace
sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan
konvergensi telekominikasi, media, dan informatika. Dalam Pengantar pada
Mata Kuliah Hukum Telematikan Fakultas Hukum Universitas Indonesia,
dinyatakan bahwa istilah telematika merujuk pada perkembangan
konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang
semula masing-masing berkembang secara terpisah. Istilah Teknologi
Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi
perangkat-perangkat pengolah informasi.
Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari
TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep
Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai
“the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi
digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi
dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah
konvergensi.
C.Fungsi Telematika
Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
1. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai
informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih
berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan
meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan
kesadaran dan wawasan.
2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial
menimbulkan kebersamaan; keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan
kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama
tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani
proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang
memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan
Kesimpulan
Sangat penting mengetahui dan mempelajari Telematika, karena teknologi
informasi sangat penting bagi kita semua agar kita bisa mengakses dan
mengetahui informasi dan pengetahuan di dunia.
Minggu, 10 November 2013
Minggu, 06 Januari 2013
Bagaimana Menentukan Tema dan Judul Karangan yang Menarik
Tema karangan yang baik = berbentuk kalimat
1.Menarik
Tema yang menarik akan menjadi 'trending topic' dan akan terus menerus menjadi bahan pembicaraan yang hangat karena menarik minat orang untuk mengetahui berita tersebut yang di dasarkan oleh tema yang menarik.
2.Dikuasai
Dikuasai, yaitu penguasaan evidasi atau data yang wujudnya berupa data/informasi dan autoritas
3.Terbatas
4.Didukung
Didukung oleh data atau evidensi. Disini terbagi menjadi dua jenis data,yaitu:
a.Data Primer (Observasi langsung)
b.Data Sekunder
Kedua data tersebut memiliki argumentasi yang kuat
Judul adalah nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain-lain; identitas atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersifat menjelaskan diri dan yang manarik perhatian dan adakalanya menentukan wilayah (lokasi). Dalam artikel judul sering disebut juga kepala tulisan. Ada yang mendefinisikan Judul adalah lukisan singkat suatu artikel atau disebut juga miniatur isi bahasan. Judul hendaknya dibuat dengan ringkas, padat dan menarik. Judul artikel diusahakan tidak lebih dari lima kata, tetapi cukup menggambarkan isi bahasan. Judul terbagi menjadi dua,yaitu :
a. Judul langsung :
Judul yang erat kaitannya dengan bagian utama berita, sehingga hubugannya dengan bagian utama nampak jelas.
b. Judul tak langsung :
Judul yang tidak langsung hubungannya dengan bagian utama berita tapi tetap menjiwai seluruh isi karangan atau berita.
Fungsi Judul:
1. Merupakan identitas/cermin dari jiwa seluruh karya tulis2. Temanya menjelaskan diri dan menarik sehingga mengundang orang untuk
membacanya atau untuk mempelajari isinya.
3. Merupakan gambaran global tentang arah, maksud, tujuan, dan ruang
lingkupnya.
4. Relevan dengan isi seluruh naskah, masalah maksud,dan tujunnya
Judul karangan yang baik =
1.Sesuai Topik
2.Sesuai isi karangan
3.Tidak terlalu panjang (hanya 9 kata, tidak termasuk kata tugas,seperti di,ke,dari,dan)
4.Berbentuk frasa bukan kalimat (tidak memiliki subjek dan predikat)
5.Jelas, terdiri dari atas ragam denotasi,contoh
Sumber:
http://www.wikipedia.com
Perkembangan K-pop atau J-pop di Indonesia
Mungkin
sudah banyak yang tahu, bahwa tahun 2012 ini dan bahkan hingga saat
tulisan ini diposting pun, dunia musik Indonesia sedang dilanda apa yang
dikenal sebagai boyband dan girlband. Sebelumnya, rasanya kita semua
setuju kalau “musik melayu” menjadi sebuah fenomena yang cukup
mengherankan dan bahkan akhirnya juga menjadi sebuah tren.
Pada akhirnya, perlahan namun pasti, “musik melayu” (ala ST 12, Wali, Kangen Band, Hijau Daun, D’Bagindas, Armada, dan sebangsanya) mulai tergerus oleh kehadiran boyband dan girlband yang mulai menjamur sejak pertengahan 2011 lalu. Perkembangan J-POP dan K-POP saat ini ditandai dengan kemunculan grup Smash dan 7 Icons sebagai pelopor era kebangkitan Boyband dan Girlband di Indonesia. Tidak ada yang patut diperdebatkan dalam hal ini. Inilah sebuah siklus. Sebuah siklus biasanya identik dengan sebuah roda yang terus berputar. Akan ada masa-masa di mana sebuah genre musik akan muncul kembali ke permukaan dan digemari lagi.
Saya masih ingat betul, dulu sempat ada masa di mana musik rock berjaya di tanah air. Misalnya pada tahun 90-an (masa saya masih SD dan mulai menginjak bangku SMP). Waktu itu, cukup banyak grup musik rock tanah air yang meramaikan kancah musik domestik. Sebut saja mulai dari Slank, Dewa 19, Whizzkid, Sket, Elpamas, Kaisar, Lochness, Sahara, Voodoo, Power Metal, Power Slaves, SAS, Ucamp, Edane, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Perkembangan musik Korea dewasa ini cukup pesat dan bahkan sudah merambah ke industri musik indonesia. Semua ini juga dampak dari tren boyband-girlband yang belakangan ini sedang mewabah di Indonesia. Tak bisa dipungkiri lagi kalau mayoritas boyband-girlband yang ada di Indonesia saat ini berkiblat ke musik Korea, terutama K-POP. Mulai dari gaya tarian (koreografi), gaya busana, hingga bahasa tubuh saat bernyanyi, walaupun tidak 100 % meniru.
Pada akhirnya, perlahan namun pasti, “musik melayu” (ala ST 12, Wali, Kangen Band, Hijau Daun, D’Bagindas, Armada, dan sebangsanya) mulai tergerus oleh kehadiran boyband dan girlband yang mulai menjamur sejak pertengahan 2011 lalu. Perkembangan J-POP dan K-POP saat ini ditandai dengan kemunculan grup Smash dan 7 Icons sebagai pelopor era kebangkitan Boyband dan Girlband di Indonesia. Tidak ada yang patut diperdebatkan dalam hal ini. Inilah sebuah siklus. Sebuah siklus biasanya identik dengan sebuah roda yang terus berputar. Akan ada masa-masa di mana sebuah genre musik akan muncul kembali ke permukaan dan digemari lagi.
Saya masih ingat betul, dulu sempat ada masa di mana musik rock berjaya di tanah air. Misalnya pada tahun 90-an (masa saya masih SD dan mulai menginjak bangku SMP). Waktu itu, cukup banyak grup musik rock tanah air yang meramaikan kancah musik domestik. Sebut saja mulai dari Slank, Dewa 19, Whizzkid, Sket, Elpamas, Kaisar, Lochness, Sahara, Voodoo, Power Metal, Power Slaves, SAS, Ucamp, Edane, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Perkembangan musik Korea dewasa ini cukup pesat dan bahkan sudah merambah ke industri musik indonesia. Semua ini juga dampak dari tren boyband-girlband yang belakangan ini sedang mewabah di Indonesia. Tak bisa dipungkiri lagi kalau mayoritas boyband-girlband yang ada di Indonesia saat ini berkiblat ke musik Korea, terutama K-POP. Mulai dari gaya tarian (koreografi), gaya busana, hingga bahasa tubuh saat bernyanyi, walaupun tidak 100 % meniru.
K-pop, kepanjangannya Korean Pop ("Musik Pop Korea"), adalah jenis musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Banyak artis dan kelompok musik pop Korea sudah menembus batas dalam negeri dan populer di mancanegara. Kegandrungan akan musik K-Pop merupakan bagian yang tak terpisahkan daripada Demam Korea (Korean Wave) di berbagai negara.
J-pop merupakan singkatan dari Japanese Pop dan mengacu pada Musik populer di Jepang. Istilah J-pop diambil dari sebuah stasiun radio “J-WAVE” yang menunjukkan jenis musik yang berbeda dari musik rakyat. Penyanyi dari J-pop adalah musisi yg terkenal dan juga seiyuu.
J-pop atau Japanese Pop merupakan istilah umum yang mengandung banyak jenis (genre) musik Jepang seperti pop, rock, dance, rap dan soul. Di Jepang, istilah J-pop digunakan untuk membedakan gaya musik modern dengan musik klasik Jepang yang disebut dengan Enka atau bentuk ballad dari Jepang tradisional. Kerap kita mendengar istilah seperti J-rock, Visual Kei dan J-rap, namun semua istilah tersebut berada di dalam naungan J-pop.
Sabtu, 13 Oktober 2012
Berbicara Sesuai Konteks
Lama saya memandangi sehelai kertas lembar penilaian itu! Akhirnya,
tangan saya mantap menuliskan nilai 2 pada kertas tersebut. Nilai 2 saya
rasa tepat, karena memang saya tidak menyampaikan materi pelatihan
dengan sederhana dan mudah dimengerti. Dalam skala 1-5, nilai 2 artinya
kurang.
Harus saya akui, saya memang mengalami kesulitan dalam hal penyampaian ketika menjelaskan materi Gaya Penyelesaian Masalah, dalam sebuah pelatihan yang diikuti oleh para pekerja garmen. Saya sangat bingung. Bagaimana menjelaskan (mengkomunikasikan) Kolaborasi, Kompetisi, Kompromi, Avoiding, Akomodasi -yang merupakan gaya penyelesaian masalah- dengan cara sederhana dan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh peserta.
Komunikasi memang tidak mudah. Ia tidak hanya butuh keahlian, tapi juga seni dalam memahami lawan bicara dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan mereka. Sebab jika tidak, alih-alih peserta mengerti, mereka akan acuh tak acuh mendengarkan pembicaraan kita. Parahnya lagi, mereka bisa saja meninggalkan kita berbicara sendirian
Saya jadi ingat ketika SBY berpidato di hadapan ribuan anak pada perayaan Hari Anak 29 Agustus lalu. Dengan sasaran pidato anak-anak, SBY menggunakan bahasa “tingkat tinggi” yang sulit untuk dipahami oleh anak-anak. SBY juga menggunakan istilah-istilah Bahasa Inggris, dimana tidak semua anak mengerti bahasa Inggris. Apalagi, istilah Inggris yang diucapkan SBY, adalah istilah yang menyangkut konteks pembangunan, bukan istilah bahasa Inggris sehari-hari yang dekat dengan dunia anak.
Berikut beberapa contoh bahasa Inggris yang diucapkan SBY dalam pidatonya pada ribuan anak:
Jadi, jelaslah bahwa berkomunikasi dalam bahasa yang sesuai dengan lawan bicara, adalah syarat penting demi tercapainya tujuan komunikasi. Masalahnya adalah, bagaimana caranya agar kita bisa berkomunikasi dalam bahasa yang sesuai dengan lawan bicara? Tak ada rumus pasti. Semua tergantung kemauan diri untuk memahami “apa dan siapa” lawan bicara dan mencoba berbicara dalam ranah mereka. Berbicaralah menurut konteks lawan bicara! Disertai niat tulus, niscaya tujuan komunikasi pasti tercapai.
Harus saya akui, saya memang mengalami kesulitan dalam hal penyampaian ketika menjelaskan materi Gaya Penyelesaian Masalah, dalam sebuah pelatihan yang diikuti oleh para pekerja garmen. Saya sangat bingung. Bagaimana menjelaskan (mengkomunikasikan) Kolaborasi, Kompetisi, Kompromi, Avoiding, Akomodasi -yang merupakan gaya penyelesaian masalah- dengan cara sederhana dan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh peserta.
Komunikasi memang tidak mudah. Ia tidak hanya butuh keahlian, tapi juga seni dalam memahami lawan bicara dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan mereka. Sebab jika tidak, alih-alih peserta mengerti, mereka akan acuh tak acuh mendengarkan pembicaraan kita. Parahnya lagi, mereka bisa saja meninggalkan kita berbicara sendirian
Saya jadi ingat ketika SBY berpidato di hadapan ribuan anak pada perayaan Hari Anak 29 Agustus lalu. Dengan sasaran pidato anak-anak, SBY menggunakan bahasa “tingkat tinggi” yang sulit untuk dipahami oleh anak-anak. SBY juga menggunakan istilah-istilah Bahasa Inggris, dimana tidak semua anak mengerti bahasa Inggris. Apalagi, istilah Inggris yang diucapkan SBY, adalah istilah yang menyangkut konteks pembangunan, bukan istilah bahasa Inggris sehari-hari yang dekat dengan dunia anak.
Berikut beberapa contoh bahasa Inggris yang diucapkan SBY dalam pidatonya pada ribuan anak:
- Mindset
- Culture shock
- Future shock
- all the flowers of all the tomorrows are in the seeds today
Jadi, jelaslah bahwa berkomunikasi dalam bahasa yang sesuai dengan lawan bicara, adalah syarat penting demi tercapainya tujuan komunikasi. Masalahnya adalah, bagaimana caranya agar kita bisa berkomunikasi dalam bahasa yang sesuai dengan lawan bicara? Tak ada rumus pasti. Semua tergantung kemauan diri untuk memahami “apa dan siapa” lawan bicara dan mencoba berbicara dalam ranah mereka. Berbicaralah menurut konteks lawan bicara! Disertai niat tulus, niscaya tujuan komunikasi pasti tercapai.
Menengok Bahasa Alay
Menengok Bahasa Alay
Alay menjadi trending topic (TT) di Twitter. Kata yang berarti 'anak
layangan' atau 'anak kampungan' yang biasa dipakai anak gaul Jakarta ini
banyak diketik para pengguna situs mikroblogging itu. Tidak heran kata
alay ini bertengger di daftar topik utama.
Pantauan detikcom, Senin (5/4/2010) pukul 19.30 WIB, umumnya pengguna Twitter berusia remaja yang banyak mengomentari kata alay ini. Mulai dari yang mengejek hingga yang bersikap bijak.
"Kepada orang-orang ALAY bersyukurlah karena dah jadi TT d twitter. Hahay," tulis seorang ber-ID @eldhafurqon87. "Mau eksis? jadi alay aja," tulis @irsasbila.
Namun ada juga komentar bijak mengenai kata alay ini, seperti yang ditulis @melati_idol. "Cuma di negara ini ada istilah ALAY, yang ngerendahin sesama," tulisnya.
Entah bagaimana tiba-tiba kata alay ini menjadi trending. Penjelasan dari Twitter soal kata alay ini hanya menyebutkan, alay adalah untuk orang yang menuliskan sesuatu yang menganggu.
Namun diduga kata alay ini menjadi bahasan utama di antara puluhan juta pengguna twitter di dunia karena salah satu stasiun TV membahas topik mengenai alay sekitar pukul 18.30 WIB. Ciri 'alay' bisa dilihat dari cara mengetik SMS hingga cara berpakaian dan berperilaku.
Pantauan detikcom, Senin (5/4/2010) pukul 19.30 WIB, umumnya pengguna Twitter berusia remaja yang banyak mengomentari kata alay ini. Mulai dari yang mengejek hingga yang bersikap bijak.
"Kepada orang-orang ALAY bersyukurlah karena dah jadi TT d twitter. Hahay," tulis seorang ber-ID @eldhafurqon87. "Mau eksis? jadi alay aja," tulis @irsasbila.
Namun ada juga komentar bijak mengenai kata alay ini, seperti yang ditulis @melati_idol. "Cuma di negara ini ada istilah ALAY, yang ngerendahin sesama," tulisnya.
Entah bagaimana tiba-tiba kata alay ini menjadi trending. Penjelasan dari Twitter soal kata alay ini hanya menyebutkan, alay adalah untuk orang yang menuliskan sesuatu yang menganggu.
Namun diduga kata alay ini menjadi bahasan utama di antara puluhan juta pengguna twitter di dunia karena salah satu stasiun TV membahas topik mengenai alay sekitar pukul 18.30 WIB. Ciri 'alay' bisa dilihat dari cara mengetik SMS hingga cara berpakaian dan berperilaku.
Alay (atau 4L4Y, Anak Layangan atau Anak Lebay) adalah
budaya pop fenomena di Indonesia . Ini adalah stereotip menggambarkan
sesuatu yang "norak" dan "murahan" (norak atau kampungan, di Indonesia
). Fenomena Budaya Alay membentang lebih beragam gaya dalam musik ,
pakaian , dan pesan. Hal ini sering dibandingkan dengan yang ada pada
Jejemon fenomena yang berasal dari Filipina . Meskipun, mantan muncul
lama kemudian dan yang terakhir bahkan dikagumi di barat. Orang yang
paling berpengaruh mengenai budaya ini adalah Daniel Ruslianto Putra.
Etimologi
Kata "Alay" tidak memiliki arti persis atau derivasi jelas. Berbagai definisi alay yang ditawarkan ketika salah satu jenis itu pada mesin pencari. Salah satu teori yang diterima secara luas adalah bahwa "Alay" adalah portmanteau dari istilah "Anak Layangan" ( Indonesia : Kiteflyer), menggambarkan seseorang merendahkan memiliki atribut fisik tertentu dari menghabiskan sebagian besar waktu mereka di luar dan mendapatkan terjemur (misalnya memerah rambut dan kulit). Juga layang dianggap sebagai hiburan murah untuk tengah dan kelas bawah di Indonesia modern, stereotip alay sebagai bagian dari kelas itu.
Asal Bahasa Alay
Karena makna yang sangat rendah fenomena alay dalam masyarakat Indonesia (dianggap sebagai perubahan sosial minor), dokumentasi yang sangat sedikit kemunculannya ada. Menurut Alay hari, alay berasal dari situs jejaring sosial Friendster. Pada awal 2004, Indonesia, terlepas dari latar belakang sosial mereka, mereka dihiasi dengan profil Friendster leet teks, spanduk glitter, dan close-up gambar profil. Tren jejaring sosial akan nanti akan "dihukum" oleh banyak menjelang akhir dekade ketika Facebook mengalahkan Friendster. Namun, orang yang memiliki karakteristik Alay yang cenderung menggunakan Facebook lebih dari media sosial lainnya.
Gaya Menulis
Alay teks (Indonesia: Tulisan alay) adalah bentuk bahasa Indonesia yang telah mengalami "berlebihan leet transformasi ". Berlawanan dengan kepercayaan populer bahwa itu "menghancurkan" dalam bahasa nasional, standar tata bahasa terpenuhi berbeda dengan modern yang gaul Indonesia bahasa. Serupa dengan jejebets, teks alay menawarkan alternatif dalam mengompresi kata-kata sehingga mereka berada di bawah batas karakter-160 dalam pesan teks, sering ke titik bahwa mereka tidak mungkin untuk membaca. Aturan dalam kapitalisasi yang sebagian besar diabaikan.
Teks alay mungkin berasal dari metode pembuatan password yang kuat untuk akun internet, yang membutuhkan kombinasi dari huruf kecil dan kapital, angka, serta karakter khusus. Biasanya, untuk menjaga password bermakna dan mudah diingat, password akan terdiri dari kata-kata normal, di mana beberapa huruf dikapitalisasi atau diganti dengan nomor (misalnya huruf dengan 4, huruf o dengan 0). Segera ini menjadi suatu kebiasaan dalam menulis teks pada umumnya, dan ditingkatkan dengan mencampur bahasa Inggris dan Indonesia dalam satu kalimat.
Membingungkan teks yang tidak dapat dipahami dengan baik dan mungkin tidak memiliki arti (kecuali untuk penulis), juga dianggap sebagai Teks Alay juga. Ini jenis teks biasanya berisi informasi dari mood penulis dan perasaan, itu juga umum untuk teks yang mengandung filosofi sendiri penulis pada topik tertentu seperti: cinta, patah hati, dan hubungan.
Etimologi
Kata "Alay" tidak memiliki arti persis atau derivasi jelas. Berbagai definisi alay yang ditawarkan ketika salah satu jenis itu pada mesin pencari. Salah satu teori yang diterima secara luas adalah bahwa "Alay" adalah portmanteau dari istilah "Anak Layangan" ( Indonesia : Kiteflyer), menggambarkan seseorang merendahkan memiliki atribut fisik tertentu dari menghabiskan sebagian besar waktu mereka di luar dan mendapatkan terjemur (misalnya memerah rambut dan kulit). Juga layang dianggap sebagai hiburan murah untuk tengah dan kelas bawah di Indonesia modern, stereotip alay sebagai bagian dari kelas itu.
Asal Bahasa Alay
Karena makna yang sangat rendah fenomena alay dalam masyarakat Indonesia (dianggap sebagai perubahan sosial minor), dokumentasi yang sangat sedikit kemunculannya ada. Menurut Alay hari, alay berasal dari situs jejaring sosial Friendster. Pada awal 2004, Indonesia, terlepas dari latar belakang sosial mereka, mereka dihiasi dengan profil Friendster leet teks, spanduk glitter, dan close-up gambar profil. Tren jejaring sosial akan nanti akan "dihukum" oleh banyak menjelang akhir dekade ketika Facebook mengalahkan Friendster. Namun, orang yang memiliki karakteristik Alay yang cenderung menggunakan Facebook lebih dari media sosial lainnya.
Gaya Menulis
Alay teks (Indonesia: Tulisan alay) adalah bentuk bahasa Indonesia yang telah mengalami "berlebihan leet transformasi ". Berlawanan dengan kepercayaan populer bahwa itu "menghancurkan" dalam bahasa nasional, standar tata bahasa terpenuhi berbeda dengan modern yang gaul Indonesia bahasa. Serupa dengan jejebets, teks alay menawarkan alternatif dalam mengompresi kata-kata sehingga mereka berada di bawah batas karakter-160 dalam pesan teks, sering ke titik bahwa mereka tidak mungkin untuk membaca. Aturan dalam kapitalisasi yang sebagian besar diabaikan.
Teks alay mungkin berasal dari metode pembuatan password yang kuat untuk akun internet, yang membutuhkan kombinasi dari huruf kecil dan kapital, angka, serta karakter khusus. Biasanya, untuk menjaga password bermakna dan mudah diingat, password akan terdiri dari kata-kata normal, di mana beberapa huruf dikapitalisasi atau diganti dengan nomor (misalnya huruf dengan 4, huruf o dengan 0). Segera ini menjadi suatu kebiasaan dalam menulis teks pada umumnya, dan ditingkatkan dengan mencampur bahasa Inggris dan Indonesia dalam satu kalimat.
Membingungkan teks yang tidak dapat dipahami dengan baik dan mungkin tidak memiliki arti (kecuali untuk penulis), juga dianggap sebagai Teks Alay juga. Ini jenis teks biasanya berisi informasi dari mood penulis dan perasaan, itu juga umum untuk teks yang mengandung filosofi sendiri penulis pada topik tertentu seperti: cinta, patah hati, dan hubungan.
Jangan sampai kejadian alay diatas terjadi sama kamu ya.
Bagi kamu yang culun abis nggak bisa bahasa alay, tentang aja disini, Bintang akan membantu kamu dengan kamus alay berikut :
Aja : Ja, Ajj (Ajj bacanya apa ya?)
Yang : Iank/Iang, Eank/Eang (ada juga yang iiank/iiang)
Gue : W, Wa, Q, Qu, G
Lo : U
Boleh : Leh
Telepon : Tilp
Ini : Iniyh, Nc
Ketawa : wkwkwk, xixixi, haghaghag, w.k.k.k.k.k. , wkowkowkwo (bacanya
apa coba tolong jelaskan)
Nggak : Gga, Gax, Gag, Gz
Hai : Ui (Apa Ui? Universitas Indonesia?)
SMS : ZMZ, XMX, MZ (oh god…)
Lagi : Ghiy, Ghiey, Gi
Belum : Lom, Lum
Cape : Cppe, Cpeg
Kan : Khan, Kant, Kanz
Manis : Maniezt, Manies
Cakep : Ckepp
Keren : Krenz, Krent
Kurang : Krang, Krank (Crank?)
Tau : Taw, Tawh, Tw
Bokep : Bokebb
Dulu : Duluw (Dulux aja biar bisa ngecat rumah)
Chat : C8
Tempat : T4
Sempat : S4
Apa : Pa, PPa (PPa ???)
Tapi : PPi (sama aja kaya yang diatas, asu)
Mengeluh : Hufft
Baru : Ru
Rumah : Humz, Hozz
Ya/Iya : Yupz, Ia, Iupz
Kok : KoQ, KuQ, Kog, Kug
Nih : Niyh, Niech, Nieyh
Tuh : Tuwh, Tuch
Deh : Dech, Deyh
Kamus bahasa alay yang kedua :
Lucu : Luthu, Uchul, Luchuw
Khusus : Khuzuz
Kalian : Klianz
Nya, contoh : misalnya, jadi misalna, misal’a, misal.a
Imut : Imoetz, Mutz
Loh : Loch, Lochkz, Lochx
Gitu : Gtw, Gitchu, Gituw
Salam : Lam
Kenal : Nal (buset irit karakter banget)
Add : Et, Ett (biasanya minta di add friendsternya)
Banget : Bangedh, Beud, Beut (sekalian aja baut sama obeng)
Cowok : Cwokz
Karena/Soalnya : Coz, Cz
Makan : Mumz, Mamz
Yuk : Yuq, Yuqz, Yukz
Lupa : Lupz
Udah : Dagh
Kamu : Kamuh, Kamyu, Qmu, Kamuwh
Aku : Akyu, Akuwh, Akku, (Asu)
Maaf : Mu’uv, Muupz, Muuv
Sorry : Cowwyy, Sowry
Siapa : Sppa, Cppa, Cpa, Spa
Kakak : Kakagg
Pasti : Pzt
Anak : Nax, Anx, Naq (ko-naq?)
Cuekin : Cuxin
Curhat : Cvrht (anjing ini bahasa rusia apa?)
Terus : Rus, Tyuz, Tyz
Tiap : Tyap
Kalau : Kaluw, Klw, Low (oh maann…)
Setiap : Styp
Main : Men
Sih : Siech, Sieyh, Ciyh (nggak sekalian aja Syekh Puji)
Dong : Dumz, Dum (apa Dumolit?)
Buat : Wat, Wad
Cewek : Cwekz
Reply : Repp (ini yang paling sering ditemukan di dunia maya)
Halo : Alow (menurut kalian, apakah kita teletubbies? )
Sayang : Saiank, Saiang
Masuk : Suk, Mzuk, Mzug, Mzugg
Punya : Pya, P’y
Paling : Plink, P’ling
Love : Luph, Luff, Loupz, Louphh
Nah kalau yang dibawah ini adalah kalimat2 dalam bahasa alay yang bikin kita pusing tujuh keliling. Nih bro kamusnya
QmO dLaM iDopQhO (kamu dalam hidupku..)
k’tHwA„„„„„„„� ��„„ (ketawa…)
cNeNk…………….. (dan senang)
tHanKz b’4„„„„„„ (thanks before, terimakasih sebelumnya)
yOz aLaWAiCe d bEzT……………. (you always the best, kamu selalu yang terbaik -ALAWAICE? WTF?)
iN meYe heArD„„„„„„, (in my heart, dalam hatiku -btw MEYE? APA ITU HAHA)
q tWo……………… (aku tau……)
qMo mANk cLiD wAd cYanK m qHo…………. (kamu memang sulit buat sayang sama aku…)
tPhE qMo pLu tHwO„„„ (tapi kamu perlu tau….)
mY LuPi”………… (my love, cintaku, lupi lupi di kuping gue kedengerannya kayak permen yupi) aLwaYs 4’U…………… (always for you, cuman buat kamu)
cO’nA cMa qMo YaNk Co WaD qHo cYuM………… (soalnya cuma kamu yang cowo buat aku senyum -oke ni si ophi jelas jelas tidak mengikuti kaidah yang benar dalam membuat struktur kalimat)
tHo_tHo………….. (dadah -ini dadah doang ribet banget nulisnya)
LupHz yOu„„„„„„, (love you, sayang kamu)
bU_bU„„„„„„(bubu)
satu lagi..
satu lagi deh…
TaKe mE 2 yOuR hEaRtZzz???? ????????? ????? (take me to your heart, bawa aku ke dalam hatimu)
cXnK qMoh tO cKiDnAAAAaaaAaAaaaa……. (sayang kamu tuh sakitnya…)
m_tHa apOn YoH……………… (minta ampun ya…)
I’m ReGrEeEeeEEeeEet nOw……………. (aku menyesal sekarang)
naFaZ„„„„„„„„� ��, (napas)
bNcHi qOh nGmBAnK………………. (benci aku ngambang)
hOeKkkKKk…………….. (sound effect muntah, HOEEEKK -tuh kan muntah HAHA)
.
nPhA jDe gnE????????? ?????? (mengapa jadi begini?)
i dOn’t LiKe tHaT………….. (I don’t like that, aku tidak suka itu)
ckIdDDdddDDDd„„„„„� �, „„„„„„„„„„ „„„ „„ (SAKIIIIIIT! -ini ngomong sakitdoang kayak suara ban ngerem ehm)
pGEn qOh tO bLanK……………………. . (pengen aku tuh bilang)
U bLOkE mY hEaLtH!!!!!! !!!!!!!!! ! (you bloke my health, kamu cowokesehatanku, atau kamu merusak kesehatanku? -HAHAHAHAHA YOU BROKE MY HEART KOK JADI YOU BLOKE MY HEALTH? jauh gitu artinyaaaa! LOL)
i tHinK…………….. (aku pikir…)
it’Z DISGUSTING vOiCE……………….. (itu suara menjijkan -ga nyambung)
anDeE…………………. (andaiii…)
adJA g2 dRe wAL…………….. (aja gitu dari awal)
qTaH gAg mKeN dIEM”aN gNe tOh???!?@??@ ?@??@@?@? (kita ga makin diem
dieman gini tho’?)
qOh g Mo iDoP dLAM kmNfqAn………. (aku ga mau hidup dalam kemunafikan-WUESSS angin berhembus)
tHiZ iZ buLLsHiT!!!! !!!!!!! (this is bullshit!, ini semua omong
kosong!!! -penuh amarah membara)
sHiT!!!!!!!! !!!!!!!!! !!!!! !!!!!!!!!!!! !!!! (shit!!!!!! TA* )
SADAM WITHOUT WORD!!!!!!!! !!!!!!!!! !! (sadam without word, sadam tanpa kata -WTF tiba tiba bawa sadam? ato DIAM maksudnya? oh diam deh kayaknya)
HAifTf……………… (huff)
qoH tLuZ”aN uCHA bWaD tTeP qEqEUh cXnK qMo………. (aku terus terusan berusaha buat tetep kekeuh sayang kamu…)
bUD„„„„„„„„„ , (but, tetapi…)
hUhuHuHfTFTf………….. .. (huft huft -ehem ophi centil deh)
cIa” adJA………………… (sia sia aja -CIA? yang di amerika?)
shIt???????? ???? (TA*??????)
maYbe??????? ???????? (maybe, mungkin????? )
Senin, 08 Oktober 2012
Sikap Generasi Muda Dalam Melestarikan Bahasa Indonesia
Peran pemuda dalam melestarikan bahasa Indonesia
Militansi terhadap bahasa sendiri sangat ditentukan oleh prestise yang dimiliki.
Kecenderungan masyarakat lebih memilih untuk menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa Indonesia adalah salah satu bentuk penegasan lain bahwa masyarakatnya sendiri menganggap minimnya prestise bahasa Indonesia.
Di tengah-tengah mendunianya bahasa asing kedudukan bahasa Indonesia tidak boleh diabaikan begitu saja. Dengan segala kerumitan variasi bahasa Melayu/ Indonesia telah membakar semangat bangsa Indonesia pada masa pergerakan untuk merumuskan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ditengah-tengah masyarakat yang heterogen. Ditilik dari perjalanan sejarahnya maka bahasa Indonesia sangat identik dengan sikap nasionalisme bangsa Indonesai dari dahulu hingga sekarang.
Peran pemuda dalam melestarikan bahasa Indonesia menjadikan bahasa sebagai “benang merah”. Sebagai sarana pemersatu bagi bangsa Indonesia menghadapi dan hidup berdampingan dengan damai di lingkungan dunia yang penuh dengan globalisasi, dengan tetap berpegang teguh pada nasionalisme bahasa Indonesia. Jadi penggunaan Bahasa Asing yang identik dengan bahasa globlisasi dapat dipersatukan dengan Bahasa Indonesia sebagai perwakilan nasionalisme bangsa Indonesia. Karena bila dikaitkan antara keduanya ada hubungan saling keterkaitan dan saling menguntungkan
Di tengah derasnya arus globalisasi, eksistensi bahasa indonesia sebagai bahasa tanah air perlahan-lahan mulai terancam. Jati diri bahasa Indonesia perlu dibina dan dimasyarakatkan oleh setiap warga negara indonesia. Hal ini sebagai,langkah preventif sejak dini. Pengaruh yang begitu besar yang diberikan oleh negar-negara lain dimana batas negara sudah tak dapat dipastikan.
Kecendrungan global harus dibalik menjadi kekuatan dan kecendrungan glokal. Globalisasi harus disikapi menjadi glokalisasi dalam konteks perkembangan dan pengmebangan bahasa. Sejatinya, banyak nilai lokal yang dapat digali dari kultur lokal.
Membangun sikap berbahasa yang baik iniliah yang menjadi fokus utama Tanpa sikap berbahasa yang baik dan benar dan rasa nasionalisme yang mengakar, mustahil bahasa Indonesia dapat bertahan dalam arus globalisasi. Bahasa Indonesia yang tidak baik, niscaya menjadi ancaman sekaligus prevoir (pengingat) bagi budaya dan masyarakat Indonesia yang tidak kukuh pula.
Militansi terhadap bahasa sendiri sangat ditentukan oleh prestise yang dimiliki.
Kecenderungan masyarakat lebih memilih untuk menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa Indonesia adalah salah satu bentuk penegasan lain bahwa masyarakatnya sendiri menganggap minimnya prestise bahasa Indonesia.
Di tengah-tengah mendunianya bahasa asing kedudukan bahasa Indonesia tidak boleh diabaikan begitu saja. Dengan segala kerumitan variasi bahasa Melayu/ Indonesia telah membakar semangat bangsa Indonesia pada masa pergerakan untuk merumuskan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ditengah-tengah masyarakat yang heterogen. Ditilik dari perjalanan sejarahnya maka bahasa Indonesia sangat identik dengan sikap nasionalisme bangsa Indonesai dari dahulu hingga sekarang.
Peran pemuda dalam melestarikan bahasa Indonesia menjadikan bahasa sebagai “benang merah”. Sebagai sarana pemersatu bagi bangsa Indonesia menghadapi dan hidup berdampingan dengan damai di lingkungan dunia yang penuh dengan globalisasi, dengan tetap berpegang teguh pada nasionalisme bahasa Indonesia. Jadi penggunaan Bahasa Asing yang identik dengan bahasa globlisasi dapat dipersatukan dengan Bahasa Indonesia sebagai perwakilan nasionalisme bangsa Indonesia. Karena bila dikaitkan antara keduanya ada hubungan saling keterkaitan dan saling menguntungkan
Di tengah derasnya arus globalisasi, eksistensi bahasa indonesia sebagai bahasa tanah air perlahan-lahan mulai terancam. Jati diri bahasa Indonesia perlu dibina dan dimasyarakatkan oleh setiap warga negara indonesia. Hal ini sebagai,langkah preventif sejak dini. Pengaruh yang begitu besar yang diberikan oleh negar-negara lain dimana batas negara sudah tak dapat dipastikan.
Kecendrungan global harus dibalik menjadi kekuatan dan kecendrungan glokal. Globalisasi harus disikapi menjadi glokalisasi dalam konteks perkembangan dan pengmebangan bahasa. Sejatinya, banyak nilai lokal yang dapat digali dari kultur lokal.
Membangun sikap berbahasa yang baik iniliah yang menjadi fokus utama Tanpa sikap berbahasa yang baik dan benar dan rasa nasionalisme yang mengakar, mustahil bahasa Indonesia dapat bertahan dalam arus globalisasi. Bahasa Indonesia yang tidak baik, niscaya menjadi ancaman sekaligus prevoir (pengingat) bagi budaya dan masyarakat Indonesia yang tidak kukuh pula.
Tantangan
untuk generasi penerus, khususnya yang berkecimpung di dunia
pendididkan adalah membuat anak-anak muda memiliki disiplin berbahasa. Bahasa
Indonesia yang senantiasa berkembang perlu diimbangi dengan visi dan
karakter yang kokoh sebagai bahasa yang mencerminkan jati diri bangsa.
Hal itu dapat diwujudkan oleh sikap kebanggaan bahasa dan sikap
kesetiaan bahasa. Generasi muda, terutama pebelajar adalah pionir yang
perlu dijadikan sasaran utama untuk menumbuhkan sikap kebanggaan dan
kesetiaan bahasa dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal maupun
nasional agar tidak terkikis budaya populer yang kurang sejalan dengan
jati diri bangsa. Upaya penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan
benar tampaknya akan terus terapung-apung dalam bentangan slogan dan
retorika apabila tidak diimbangi dengan kejelasan strategi dan basis
pembinaan. Berbahasa sangat erat kaitannya dengan kebiasaan dan kultur
sebuah generasi.
Minggu, 07 Oktober 2012
Masakan Tradisional Indonesia
Ketoprak
Ketoprak adalah salah satu jenis makanan khas Indonesia dengan menggunakan ketupat yang mudah dijumpai. Biasanya ketupat dijajakan menggunakan kereta dorong di jalan-jalan atau di kaki lima.
ketoprak sangat mudah di jumpai di jakarta bahkan mungkin ketoprak sudah menjadi makanan khas jakrta sama seperti kerak telor.
Komponen utamanya adalah tahu, bihun, ketimun, tauge dan bisa juga pakai telur rebus yang dilengkapi dengan saus kacang, kecap, dan taburan bawang merah goreng. Dapat pula dihidangkan dengan tambahan kerupuk atau emping melinjo. Beberapa versi ada pula yang menyertakan tempe sebagai komponennya.

Langganan:
Postingan (Atom)